PROSEDUR AGREEMENT

SYARAT

  1. Proposal proyek
  2. minimal pengajuan USD 5juta (Rp78M)
  3. Proyek; Pertambangan batubara, emas, mangan, nikel. Perkebunan sawit, karet. Perhotelan, Rumah Sakit, Pembangunan pabrik, Telekomunikasi, Jalan tol, Pelabuhan, Bandara, dll.
  4. menyiapkan materai Rp10ribu sebanyak 5 (lima) lembar dan copy KTP Pemohon.
  5. Jika pemohon mewakili Direktur Utama, maka harus ada surat kuasa Direktur.

KETENTUAN

  1. Jaminan proyek itu sendiri
  2. Grace period, 1-3 tahun. Tahun ke-1 sampai tahun ke-3 tidak ada pembayaran pokok dan bunga, nanti tahun ke-4 baru mulai angsur.
  3. Bunga mulai 4% per tahun
  4. Jika memilih IDR, maka biayanya adalah: membayar biaya proses Rp99.975.000 dan biaya notaris Rp975.500. Biaya sudah termasuk untuk persetujuan investor, administrasi, biaya layanan dan buyback guarantee. Jika Investor menolak maka biaya (buyback guarantee) harus dikembalikan 100% dalam waktu 1×24 jam
  5. jika memilih USD, biaya prosesnya USD$6700

PROSEDUR

  1. Summary proposal
  2. Undangan
  3. Wawancara dan agreement (mengisi formulir, draft agreement).
  4. membayar biaya notaris Rp975.000 dan biaya proses (biaya buyback guarantee).
  5. Resmi proses pinjaman investor berjalan, penyerahan dokumen investor.
  6. tanda tangan buyback guarantee (jaminan proyek itu sendiri)
  7. tanya jawab pencairan investor bersama PIC.
  8. Foto bersama untuk dokumen Investor.
  9. Pembuatan laporan rencana penggunaan dana.
  10. Proses pencairan 1-14 hari kerja sejak tanda tangan loan agreement Investor.

JSUP FUNDING

about us

our INVESTOR

World-class investors are ready to provide funding for projects both private and government that require funding. Swiss, USA, Panama, Hong Kong, China, Singapore investors are happy to help your project.

our EXPERIENCE

Person In Charge We have been very experienced in seeking funding for projects in Indonesia. Starting in 1985, he has taken care of finding investor funds to build the Double Track Railway project at Gambir Station which was inaugurated by the Minister of Transportation Ir. Azwar Anas in 1993.

our plans

We succeeded in the Baturaja, Padang, Kupang, Tonasa, and many more cement plant construction projects, including the construction of the Serathon Hotel. Now it also serves projects from Malaysia, Philippines, Papua New Guinea, Timor Leste, Africa, Solomon Island, Australia. We will help you get Investor funding, starting from the agreement stage to disbursement of funding. Starting from hotel projects, hospitals, plantations, mining, high risk building, telecommunications, infrastructure, and others.